mencoba memahami: ENTAH: kebenaran masih tertidur dan tak pernah mati... kebetulan masih beruntung dan tak pernah terkira... sebab benar karena kebenaran betul...
kebenaran masih tertidur dan tak pernah mati... kebetulan masih beruntung dan tak pernah terkira... sebab benar karena kebenaran betul karena kebetulan
ada nuansa kala senja di pantai kala itu riak bermain ada tumpahan warna hingga tercipta pelangi yah..pelangi di atas air..... ku coba merangkum arti dari semua pandang yang ada dari semua tumpahan yang ada tergores tentang sesuatu makna diantara perbedaan nyata dan diantara halusnya rasa...
MENGGAPAI PELANGI kehadiranmu sesudah gerimis memberi erti dalam percintaanku sering berselindung di balik awan munculmumu penawar rinduku suram gelisah sukma dan masa silam jika engkau menyepi umpama nahkoda hilang haluannya pada warna kasih yang kau pancarkan oh pelangi kasihku hanyalah engkau di persada hayatku oh pelangi cintaku betapa agungnya kesetianmu.... engkau indahnya tak terkata bila pandang engkau makin bercahaya penawarku.... terasa sebak di waktu kau hilang di dalam badai gelora di dadaku di pohon lara rinduku merana menggapai engkau tiada di sisiku bila musim menyusur hadirlah engkau dan memiliki kasih yang di janjikan
ada sentuhan jahil
hingga terasa dengan sendiri
tiada lagi indah
tiada lagi berseri
yg ada terusik
yg ada mengusik
dalam genggaman
hingga tercampak
dan kasih sayang jadi kering